RSND
RS Nasional Diponegoro
Patient Portal
Tembalang · Semarang
Edukasi Pasien · THT-KL

Rinitis Alergi: Gejala, Penyebab & Tatalaksana

Panduan ringkas untuk pasien — dirangkum dari praktik klinis Klinik THT-KL RSND Semarang.

Rinitis alergi adalah peradangan pada selaput lendir hidung yang dipicu oleh reaksi sistem imun terhadap zat tertentu (alergen). Berbeda dengan flu biasa, rinitis alergi tidak disebabkan virus dan bisa berulang sepanjang tahun.

Gejala Khas

Empat gejala utama yang perlu dikenali pasien:

Penyebab & Pemicu

Alergen yang paling sering ditemukan pada pasien Indonesia:

Klasifikasi (ARIA Guideline)

Berdasarkan durasi dan dampak terhadap aktivitas:

Diagnosis di Klinik THT

Diagnosis ditegakkan dari kombinasi:

Tatalaksana — 4 Pilar

1. Penghindaran Alergen (Avoidance)

2. Antihistamin

3. Kortikosteroid Topikal Hidung

4. Imunoterapi (Desensitisasi)

Kapan ke spesialis THT?

Bila gejala bertahan >4 minggu, mengganggu tidur/sekolah/kerja, tidak respon dengan antihistamin biasa, atau dicurigai komplikasi (sinusitis, polip hidung, asma).

Komplikasi Bila Tidak Ditangani

Konsultasi dengan Dokter

Untuk diagnosis akurat dan rencana tatalaksana sesuai kondisi Anda, jadwalkan konsultasi dengan dokter spesialis THT-KL di RSND.

Artikel ini bersifat edukasi umum dan bukan pengganti konsultasi medis. Setiap pasien memiliki kondisi yang berbeda — diagnosis dan tatalaksana definitif memerlukan pemeriksaan langsung oleh dokter spesialis.